Hukum Keluarga

Nafkah Anak

Hukum Keluarga
Nafkah anak adalah kewajiban orang tua, khususnya ayah, untuk membiayai kebutuhan hidup, pendidikan, dan kesehatan anak, yang tetap berlaku meski perkawinan berakhir, sesuai UU Perkawinan dan UU Perlindungan Anak. Layanan ini berlaku ketika salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban nafkah anak setelah perceraian, atau ketika perlu penetapan besaran nafkah yang adil. Advokat dapat membantu mengajukan tuntutan nafkah dalam gugatan perceraian maupun perkara tersendiri, menilai kemampuan pihak yang wajib memberi nafkah, serta mengupayakan pelaksanaan putusan bila kewajiban tidak dipenuhi. Advokat juga dapat mendampingi pihak yang dituntut agar penetapan nafkah sesuai kemampuan. Langkah pertama yang disarankan adalah mengumpulkan bukti kebutuhan anak dan penghasilan pihak yang berkewajiban, lalu berkonsultasi dengan advokat untuk menyusun tuntutan atau kesepakatan nafkah yang mengutamakan kepentingan terbaik anak.

Por que elegir Nafkah Anak

Beneficios

Nafkah Anak

Otros Servicios

Perceraian

Pendampingan hukum untuk proses perceraian melalui Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri.

Cerai Talak

Pendampingan hukum bagi suami beragama Islam yang mengajukan permohonan cerai talak ke Pengadilan Agama.

Cerai Gugat

Pendampingan hukum bagi istri beragama Islam yang mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama.

Perubahan Nama

Pendampingan hukum untuk mengurus penetapan perubahan nama melalui pengadilan.

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)

Pendampingan hukum bagi korban kekerasan dalam rumah tangga untuk perlindungan dan proses hukum.

Pengangkatan Anak (Adopsi)

Pendampingan hukum untuk proses pengangkatan anak melalui penetapan pengadilan.

Penelantaran Keluarga

Pendampingan hukum untuk perkara penelantaran anggota keluarga yang menjadi kewajiban seseorang.

Scroll